Buka DEALER MAK di Kotamu!!!!

 

Untuk memasarkan MAK (Mega Andalan Kalasan) dengan skala masif, kami membuka kesempatan bagi siapa pun yang berminat mendirikan Dealer MAK di wilayah Indonesia.

Dengan mendirikan Dealer MAK, tentu keuntungan Anda jauh lebih berlipat daripada sekadar memasarkannya.

Oleh karenanya, kami menerima keterbukaan bagi Anda yang ingin bergerak di bidang ini.

Untuk konsultasi dan prosedur lebih lanjut bisa hubungi 0878 391 898 03. Atau silakan tulis pertanyaan Anda pada “page: Tinggalkan Pertanyaan Anda!

MAK, Motor Nasional Asli Produksi Kalasan Yogyakarta

Banyak orang ngoceh soal produk nasional. Ada pabrikan baru mengklaim sebagai produksi nasional. Adalah PT Mega Andalan Motor Indonesia (MAMI) yang mengaku memproduksi motor nasional bernama Mega Andalan Kalasan (MAK).

Menurut President Direktur MAMI, A.S Tedjosiswojo sebagian besar komponen yang digunakan di Mojog atau motor Jogja ini memang dibikin di kawasan Kalasan. “Kami memiliki pabrik di wilayah itu. Para pekerja merupakan orang Indonesia dan bahan yang digunakan dari Indonesia,” ungkap bapak akrab disapa Tedjo ini.

Sebagian besar komponen seperti cover body, sasis atau rangka, swing arm, foostep, knalpot, sokbreker belakang, tuas rem asli bikininan Kalasan, Jogja.

“Di sini kami ingin menunjukkan bahwa sesungguhnya anak negeri ini mampu memproduksi sepeda motor. Negeri ini negeri yang besar. Kalau pesawat saja bisa bikin kenapa motor tidak? Dan inilah bukti bahwa kami putra Indonesia bisa memproduksi motor sendiri dan dipakai sendiri,” ungkap pria asli Purbalingga, Jawa Tengah.

Untuk saat ini produksi MAK memang belum besar. Setiap minggu pabrikan MAK baru mampu membuat 20-40 unit. Volume ini bisa saja ditingkatkan atau disesuaikan dengan pemesanan konsumen. “Untuk sementara produksinya hanya segitu. Walau sesungguhnya kami bisa memproduksi lebih dari 100 unit per minggu,” cuap Tedjo yang alumni atau pensiunan PT Astra Honda Motor (AHM).

Sementara ini, MAMI hanya memproduksi sesuai pesanan konsumen dari Provinsi Jogja dan sekitarnya. Dan awal Agustus 2011 lalu, mereka membuka dealer di Solo, Jawa Tengah. “Berikutnya akan dibuka di kota-kota besar lainnya di pulau Jawa,” jelas pria tinggi besar ini.

MAK tersedia dalam dua pilihan. Vipros X 110 CW dan Vipros X 125 CW. Untuk Vipros X 110 CW dibanderol Rp 9,45 juta dan Vipros X 125 CW dijual seharga Rp 9,9 juta on the road Jogja. Untuk sementara tersedia dalam tiga warna, yaitu merah, hitam dan biru.

“Kami memang baru memproduksi varian bebek. Untuk harga, sangat kompetitif. Di bawah Rp 10 juta. Karena memang diharapkan kalau harga jual motor MAK ini terjangkau oleh masyarakat Indonesia. Untuk kualitas mesin, kami memberi garansi selama tiga tahun atau 30.000 km.” mantab Tedjo .

Selain garansi mesin, MAMI juga memberikan garansi kelistrikan selama satu tahun atau 10.000 km. Serta jaminan ketersediaan suku cadang.

Sipnya, buat konsumen yang ingin mencoba motor langsung pihak MAMI telah menyediakan tempat test ride yang berlokasi di belakang gedung dealer.

“Mungkin kami satu-satunya dealer di Indonesia yang dilengkapi fasilitas test ride. Fasilitas ini sangat penting buat konsumen yang ingin mencoba motor sepuasnya” bangga Tedjo yang beralamat di Jl. Raya Solo, Km.12, Jogja Indonesia. (motorplus-online.com)

http://motorplus.otomotifnet.com/read/2012/02/21/328236/30/9/MAK-Motor-Nasional-Asli-Produksi-Kalasan-Yogyakarta
share

Social Bookmarking

Sepeda Motor Kalasan Berstandar Eropa

TEMPO.CO, Yogyakarta – Sepeda motor MAK buatan Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, lolos uji dan standar, melebihi standar nasional Indonesia. Sebab uji kelayakannya melalui uji TUV atau standar kelaikan kendaraan versi Eropa.

Selain itu produk ini sudah diuji publik di Balai Pengujian Penerapan Teknologi Serpong. “Untuk uji tipe melalui Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya di Cibitung. Itu sudah melebihi SNI,” kata General Manager PT Mami Fo Perdana, Hilman Rama Pratama, perusahaan yang memasarkan MAK, Jumat 13 Januari 2012.

Sepeda motor MAK, singkatan dari Mega Andalan Kalasan, mengambil nama Kecamatan Kalasan. MAK mempunyai dua varian, Vipros X 100 dan Vipros X 125. Nama daerah sengaja diangkat karena semua bahan kecuali mesin merupakan produk lokal. Sementara mesinnya diimpor dari Cina. Namun  secara bertahap hingga akhir 2012 akan menjadi 100 persen produk lokal. Pabrikan sepeda motor itu kini sedang berusaha membuat blok mesin dan peralatan lainnya.

Harga sepeda motor itu jauh lebih murah dibanding produk luar. Vipros X 100 seharga Rp 9,45 juta dan Virpos X 125 senilai Rp 9,9 juta per unit. Dalam waktu dekat akan naik karena harga pajak juga naik. Sepeda motor itu diproduksi sejak 1,5 tahun lalu.

Dari sisi bentuk, sepeda motor itu tak jauh beda dengan Honda Supra X 125. Rangka besi kendaraan itu dibuat sedemikan rupa dengan 98 komponen yang menempel. Ada 58 jenis pernik yang harus dipasangkan pada rangka itu, yang semuanya produk lokal. Bodi penutup rangka dibuat di DIY, sehingga menambah persentase lokal. “Dulu kami juga menyuplai beberapa komponen sepeda motor Cina yang disebut mocin, seperti Jialing, Kanzen, Daiyang,” kata dia.

Di antara sepeda motor pabrikan Cina yang dulu pernah ada, MAK merupakan salah satu, yang 90 persen produk lokal. Merek-merek mocin itu kini menghilang di Jawa. Masyarakat lebih suka sepeda motor produk Jepang. “Saat ini masyarakat seharusnya sudah bisa beralih ke produk lokal karena sudah ada uji kelayakan dan kalaikannya,” kata Pambudi, pengamat mesin sepeda motor.

http://www.tempo.co/read/news/2012/01/13/171377205/Sepeda-Motor-Kalasan-Berstandar-Eropa

share

Social Bookmarking

Motor MAK di Tribun Jogja

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYAAKARTA – Motor buatan Yogyakarta yang diproduksi Mega Andalan Kalasan (MAK) kini mulai ramai dipesan warga.

Dari segi harga, harga motor ini jauh lebih murah di bawah pabrikan Jepang. Dua tipe besutannya hanya dibanderol di bawah Rp 10 juta.

Vipros X 100 dibanderol Rp 9,4 juta dan Vipros X 125 seharga Rp 9,9 juta.

“Kami juga bersaing dalam kualitas, mesin yang kami datangkan adalah mesin legendaris yang sudah kami uji ketangguhannya. Sedangkan untuk cover body dan pengecatan setara dengan milik Yamaha,” ujar GM PT Mami Fo Perdana, Hilman Rama Pratama.

Salah satu kendala yang dihadapi MAK hanya pada masalah pemasaran. Sampai saat ini kapasitas produksi masih berdasarkan pada pesanan yang datang. Sehingga dari produksi Juli 2010 sampai tutup tahun 2011 masih belum mencapai target penjualan.

“Sebenarnya kami menargetkan penjualan 1.000 unit sampai 2011, tetapi karena kendala pemasaran, kami hanya mampu menjual 675 unit saja. Masih jauh dari harapan,” ungkapnya.

Pada tahun 2012, MAK menargetkan mampu menjual 12.000 motor. Strategi pasar diubah dengan membidik segmen instansi pemerintahan dan swasta yang memerlukan kendaraan yang tangguh, irit, dan murah untuk menunjang kebutuhan transportasi sehari-hari.

Hilman berharap ada suatu gebrakan seperti yang dilakukan Jokowi terhadap mobil Esemka untuk mengkampanyekan pemakaian kendaraan nasional.

Sebab, jika tidak didukung oleh kecintaan terhadap produk nasional industri otomotif Indonesia akan sulit tumbuh.

“Industri otomotif lokal ini membawa dampak yang besar bagi masyarakat, karena pemasok komponen dan pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat sekitar,” jelasnya.

http://www.tribunnews.com/2012/01/10/motor-mak-buatan-jogja-ditarget-terjual-12-ribu-unit

shareSocial Bookmarking

Motor MAK di KOMPASIANA

ImageBarangkali belum banyak orang yang mengetahui bahwa di Yogyakarta telah berkembang sebuah pabrikan motor dalam negeri bernama Mega Andalan Kalasan atau MAK.

Sejak pertengahan tahun 2010 hingga akhir 2011, sudah 675 motor MAK terjual. Harga motor buatan anak bangsa inipun terjangkau dan jauh lebih murah dibandingkan dengan motor-motor buatan Jepang.

General Manajer PT Mami FO Perdana (distributor MAK) Hilman Rama Pratama mengungkapkan, MAK mulai dirintis sejak tahun 2005, dimulai dengan pembuatan rangka bodi dan baru mulai diproduksi resmi tahun 2010.

“Sekitar 98 persen komponen motor ini buatan dalam negeri. Hanya mesinnya saja yang masih diimpor dari China,” ucapnya, Senin (9/1/2012), di Yogyakarta.

Tahun 2013, pabrikan MAK berencana merakit sendiri mesin motor bebek 125 CC dan 100 CC ini. Tahun ini, ditargetkan 12.000 motor MAK bisa diproduksi.

Harga motor MAK per unit jauh di bawah harga motor pabrikan Jepang. Sebagai contoh, harga motor bebek 125 CC buatan Jepang mencapai Rp 16 juta per unit, sedangkan harga motor MAK 125 CC hanya Rp 9,9 juta per unit atau selisih lebih dari Rp 6 juta.