Sepeda Motor Kalasan Berstandar Eropa

TEMPO.CO, Yogyakarta – Sepeda motor MAK buatan Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, lolos uji dan standar, melebihi standar nasional Indonesia. Sebab uji kelayakannya melalui uji TUV atau standar kelaikan kendaraan versi Eropa.

Selain itu produk ini sudah diuji publik di Balai Pengujian Penerapan Teknologi Serpong. “Untuk uji tipe melalui Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya di Cibitung. Itu sudah melebihi SNI,” kata General Manager PT Mami Fo Perdana, Hilman Rama Pratama, perusahaan yang memasarkan MAK, Jumat 13 Januari 2012.

Sepeda motor MAK, singkatan dari Mega Andalan Kalasan, mengambil nama Kecamatan Kalasan. MAK mempunyai dua varian, Vipros X 100 dan Vipros X 125. Nama daerah sengaja diangkat karena semua bahan kecuali mesin merupakan produk lokal. Sementara mesinnya diimpor dari Cina. Namun  secara bertahap hingga akhir 2012 akan menjadi 100 persen produk lokal. Pabrikan sepeda motor itu kini sedang berusaha membuat blok mesin dan peralatan lainnya.

Harga sepeda motor itu jauh lebih murah dibanding produk luar. Vipros X 100 seharga Rp 9,45 juta dan Virpos X 125 senilai Rp 9,9 juta per unit. Dalam waktu dekat akan naik karena harga pajak juga naik. Sepeda motor itu diproduksi sejak 1,5 tahun lalu.

Dari sisi bentuk, sepeda motor itu tak jauh beda dengan Honda Supra X 125. Rangka besi kendaraan itu dibuat sedemikan rupa dengan 98 komponen yang menempel. Ada 58 jenis pernik yang harus dipasangkan pada rangka itu, yang semuanya produk lokal. Bodi penutup rangka dibuat di DIY, sehingga menambah persentase lokal. “Dulu kami juga menyuplai beberapa komponen sepeda motor Cina yang disebut mocin, seperti Jialing, Kanzen, Daiyang,” kata dia.

Di antara sepeda motor pabrikan Cina yang dulu pernah ada, MAK merupakan salah satu, yang 90 persen produk lokal. Merek-merek mocin itu kini menghilang di Jawa. Masyarakat lebih suka sepeda motor produk Jepang. “Saat ini masyarakat seharusnya sudah bisa beralih ke produk lokal karena sudah ada uji kelayakan dan kalaikannya,” kata Pambudi, pengamat mesin sepeda motor.

http://www.tempo.co/read/news/2012/01/13/171377205/Sepeda-Motor-Kalasan-Berstandar-Eropa

share

Social Bookmarking

Advertisements

Motor MAK di KOMPASIANA

ImageBarangkali belum banyak orang yang mengetahui bahwa di Yogyakarta telah berkembang sebuah pabrikan motor dalam negeri bernama Mega Andalan Kalasan atau MAK.

Sejak pertengahan tahun 2010 hingga akhir 2011, sudah 675 motor MAK terjual. Harga motor buatan anak bangsa inipun terjangkau dan jauh lebih murah dibandingkan dengan motor-motor buatan Jepang.

General Manajer PT Mami FO Perdana (distributor MAK) Hilman Rama Pratama mengungkapkan, MAK mulai dirintis sejak tahun 2005, dimulai dengan pembuatan rangka bodi dan baru mulai diproduksi resmi tahun 2010.

“Sekitar 98 persen komponen motor ini buatan dalam negeri. Hanya mesinnya saja yang masih diimpor dari China,” ucapnya, Senin (9/1/2012), di Yogyakarta.

Tahun 2013, pabrikan MAK berencana merakit sendiri mesin motor bebek 125 CC dan 100 CC ini. Tahun ini, ditargetkan 12.000 motor MAK bisa diproduksi.

Harga motor MAK per unit jauh di bawah harga motor pabrikan Jepang. Sebagai contoh, harga motor bebek 125 CC buatan Jepang mencapai Rp 16 juta per unit, sedangkan harga motor MAK 125 CC hanya Rp 9,9 juta per unit atau selisih lebih dari Rp 6 juta.